Khaizan Ahmad Iqbal (L), 3 bulan / Atresia Ani / Cianjur

Bahagia menyambut kelahiran berubah jadi kepedihan ketika keluarga mengetahui Khaizan lahir tanpa lubang anus (Atresia Ani). Di hari-hari awal, perutnya membesar, ia muntah terus-menerus hingga tubuh mungilnya lemas. Kondisinya makin kritis dan harus segera dibawa ke RSHS Bandung.

Operasi kolostomi pun dilakukan, dan syukur, berjalan lancar. Namun perjuangan belum selesai. Ayah, mama, dan nenek Khaizan sempat tidur di bangku rumah sakit karena tidak tahu harus tinggal di mana. Apalagi kondisi ekonomi keluarga sedang goyah setelah ayah baru pulih dari sakit panjang.

Di tengah kebingungan itu, Tuhan mempertemukan mereka dengan Rumah Harapan Indonesia (RHI) Bandung. Di sinilah Khaizan dan keluarganya menemukan tempat aman, dukungan, serta kasih yang begitu dibutuhkan. Meski berat, ada rasa syukur mendalam. Bayi yang dinanti selama 4 tahun ini kini tidak berjuang sendirian—ia dikelilingi orang-orang baik yang menjadi keluarga baru.

Terima kasih untuk setiap doa dan kebaikan yang menguatkan langkah kecil Khaizan menuju harapan besar.