RHI Semarang berdiri pada April 2017, terinspirasi dari kisah Eldo, seorang anak dampingan pertama RHI Semarang, asal Tegal yang harus menjalani pengobatan kanker otak di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Melihat banyak pasien dan keluarga dari luar kota yang tidak memiliki tempat tinggal selama menjalani pengobatan, RHI hadir untuk menjadi rumah singgah sekaligus rumah bagi harapan.
Hingga 31 Juli 2026, RHI Semarang telah mendampingi 362 adik dampingan dan 2 adik binaan di Semarang dan sekitarnya. RHI menyediakan tempat tinggal, makanan bergizi, transportasi ke rumah sakit, serta dukungan bagi anak dan keluarga selama menjalani pengobatan.








